Rabu, 29 November 2017

Pentingnya Parenting Bagi Peserta Didik



LAPORAN
DIVUSI DAN INOVASI PENDIDIKAN SD
“BLOG PARENTING”
Dosen Pengampu : Nourma Oktaviarini, M.Pd.






logo+baru+STKIP+PGRI+Tulungagung.png









Kelompok 2 :
1.
Egi Arganisa T.
(14186206212)
2.
Zakia Salma C.
(14186206211)
3.
Selvi Ayuning Z.
(14186206236)
4.
Laxmindra Bintang
(14186206251)
5.
Suci Ulandari
(14186206226)
6.
Ariska Rahman Dani
(14186206358)








PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
STKIP PGRI TULUNGAGUNG
TAHUN 2017


KATA PENGANTAR

Puji syukur senantiasa kami panjatkan kepada tuhan yang maha esa karena berkat rahmat-nya kami dapat menyelesaikan Laporan “Penggunaan Blog Parenting  ini dengan baik.
Laporan ini dibuat untuk memenuhi tugas kelompok mata kuliah Divusi dan Inovasi Pendidikan oleh Ibu Nourma Oktaviarini, M.Pd. Besar harapan kami terhadap laporan ini terkait  dengan kesesuaian isi yang materi ajar mata kuliah ini dan kiranya dapat membantu menambah wawasan dari para pembaca sekalian.
Tiada gading yang tidak retak, kami selaku tim penyusun mohon maaf apabila ada kurang dari makalah yang telah disusun dan mohon kritik dan saran yang membangun agar dapat menyempurnakan pembuatan makalah pada tugas selanjutnya.

Tulungagung, 20 November 2017
Tim penyusun,


KELOMPOK 2






BAB I
PENDAHULUAN

A.     LATAR BELAKANG
Pendidikan (Tarbiyah) adalah menanamkan akhlak (budi pekerti) yang utama di dalam jiwa siswa, menyiramnya dengan air petunjuk dan nasihat, sehingga tertanam kuat dalam jiwa dan membuahkan keutamaan, kebaikan dan suka beramal untuk kemanfaatan tanah air.
Menurut Henry Clay Lindgren menyebutkan bahwa:
“The family, not the school, provides the first educational experiences begining in infancy, with the attempt to guide and direct the child-to train him.” “Keluarga bukan sekolah, memberikan pengalaman-pengalaman pendidikan yang pertama mulai pada masa pertumbuhan dengan usaha-usaha untuk membimbing dan mengarahkan anak serta melatihnya”
Ratna Megawangi menjelaskan bahwa parenting itu merujuk pada suasana kegiatan belajar mengajar yang menekankan kehangatan bukan ke arah suatu pendidikan satu arah atau tanpa emosi.
Dengan demikian, parenting adalah bagaimana cara mendidik orang tua terhadap anak baik secara langsung maupun tidak langsung. Parenting menyangkut semua perilaku orang tua sehari-hari baik yang berhubungan langsung dengan anak maupun tidak, yang dapat ditangkap maupun dilihat oleh anak-anaknya, dengan harapan apa yang diberikan kepada anak (pengasuhan) akan berdampak positif bagi kehidupannya terutama bagi agama, diri, bangsa, dan juga negaranya.
Tugas utama mencerdaskan anak tetaplah ada pada orang tua meskipun anak telah dimasukkan ke sekolah agama. Peran orang tua dalam mendidik dan mengasuh anak sangatlah penting dalam mengembangkan potensi anak. Proses penanaman aqidah berada di tangan orang tua karena dalam hal ini keluarga diberi kepercayaan oleh Allah untuk mendidik dan mengasuh anak-anak mereka.
Manusia dikatakan sebagai makhluk psycho-physics neutral, yaitu makhluk yang memiliki kemandirian (self ensteem) jasmaniah dan rohaniah. Di dalam kemandirannya itu manusia mempunyai potensi dasar atau kemampuan dasar yang merupakan benih yang dapat tumbuh dan berkembang. Pertumbuhan dan perkembangan itu memerlukan pendidikan dan bimbingan.
Pada usia kanak-kanak, mereka belum mempunyai pemahaman dalam melaksanakan ajaran agama Islam, akan tetapi di sinilah peran orang tua dalam memperkenalkan dan membiasakan anak sebagai upaya untuk menggali potensi mereka. Potensi tersebut khususnya potensi keagamaan.
Sifat agama pada anak mengikuti pola ideas concept on authority, artinya konsep keagamaan pada diri mereka dipengaruhi oleh faktor luar diri mereka. Oleh karena itu, orang tua sebaiknya lebih cerdas dalam hal mengasuh anak-anaknya mengingat secara psikologi, masa kanak-kanak adalah masa-masa yang potensial dalam perkembangannya.
Selain manusia sebagai makhluk psycho-physics neutral, juga sebagai makhluk homo-socius, yaitu berwatak dan berkemampuan dasar atau yang memiliki garizah (insting) untuk hidup di masyarakat. Selain sebagai makhluk individu, manusia juga merupakan makhluk sosial yang mempunyai kebutuhan untuk berinteraksi dengan kelompoknya, berinteraksi dengan lingkungannya
Dalam berinteraksi dengan lingkungannya ada kecenderungan pengaruh-pengaruh yang masuk dalam diri pribadi baik dalam hal tingkah laku, gaya bicara, maupun pola hidup. Sehingga jika seorang anak sudah mulai berinteraksi dengan dunia luar, maka pengawasan orang tua dalam hal ini sangat bermanfaat bagi anak di masa pertumbuhan dan perkembangannya.
Manusia punya kecenderungan untuk bergaul dan bersosialisasi dengan dunia luar. Pada masa kanak-kanak, mereka masih memerlukan bimbingan dari orang tua agar dalam bergaul mereka tetap pada akhlak Islami. Oleh karena itu, orang tua harus memberikan bimbingan dan teladan baik di rumah maupun di luar rumah.

B.     RUMUSAN MASALAH
1.      Pengertian Blog Parenting
2.      Tujuan Pembuatan Blog Parenting
3.      Manfaat Blog Parenting
4.      Cara Kerja Blog Parenting
5.      Kelebihan dan Kekurangan Blog Parenting

C.     TUJUAN MASALAH
1.      Mengetahui Pengertian Blog Parenting
2.      Mengetahui Tujuan Pembuatan Blog Parenting
3.      Mengetahui Manfaat Blog Parenting
4.      Mengetahui Cara Kerja Blog Parenting
5.      Mengetahui Kelebihan dan Kekurangan Blog Parenting




BAB II
PEMBAHASAN

A.     PENGERTIAN BLOG PARENTING
Blog merupakan singkatan dari web log adalah bentuk aplikasi web yang berbentuk tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urutan terbalik (isi terbaru dahulu sebelum diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna Internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut. Parenting adalah pekerjaan dan ketrampilan orang tua dalam mengasuh anak. Pembahasan mengenai parenting dalam referensi ini, penulis tekankan pada pembahasan pola asuh anak oleh orang tua dalam keluarga dan guru di sekolah. Menurut Chabib Thoha, parenting merupakan suatu cara terbaik yang ditempuh oleh orang tua dalam mendidik anak sebagai perwujudan dari rasa tanggung jawab kepada anak. Sedangkan menurut M. Shohib, pola asuh adalah upaya orang tua yang diaktualisasikan pada penataan lingkungan sosial, lingkungan budaya, suasana psikologis serta perilaku yang ditampilkan pada saat terjadinya pertemuan dengan anak-anak.


B.     TUJUAN PEMBUATAN BLOG PARENTING
Bagi seorang blogger, aktivitas blogwalking ini menjadi sangat penting. Hampir semua blogger melakukannya. Hampir dipastikan, pada umumnya blogger melakukan dua hal terpenting dari ngeblog yaitu : menulis (update postingan) dan dilanjutkan dengan blogwalking.
Tujuan blogwalking antara lain:
1.  Mencari Informasi.
Saya biasanya melakukan blogwalking untuk mencari informasi dan kejadian hangat yang sedang berkembang saat itu. Berawal dari sebuah kata kunci yang saya ketikkan di search engine, saya blogwalking menelusuri blog-blog yang menuliskan tentang informasi yang saya butuhkan tersebut.
Jika saya membutuhkan informasi tentang dunia blogging, saya sangat senang jika menemukan sebuah blog yang memasang plugin related post. Dengan adanya post-post sejenis yang disuguhkan dalam sebuah blog, itu akan menghemat waktu saya dalam blogwalking.
2.  Sekedar Bersosialisasi.
Beberapa blogger melakukan aktivitas blogwalking untuk sekedar bersosialisasi. Menyapa teman-temannya melalui fitur shoutbox. Menunjukkan bahwa dirinya masih secara rutin berkunjung ke ‘rumah’ teman-temannya.
Menjalin hubungan yang baik dengan blogger lain merupakan salah satu hal yang musti kita lakukan. Komunikasi menjadi sangat penting, dan salah satunya bisa kita lakukan dengan blogwalking.
3.  Mempromosikan Blog Baru.
Blogwalking menjadi sarana yang sangat efektif untuk memperkenalkan keberadaan blog baru yang kita miliki. Dengan meninggalkan jejak (alamat blog) kita pada blog yang telah lebih dahulu ada, membuat kita memiliki kemungkinan untuk dikunjungi balik oleh pemilik blog dan ditemukan juga oleh pengunjung lain blog tersebut.
4.  Mengharapkan Kunjungan Balik dan Komentar.
Blogger melakukan aktifitas blogwalking sebagai sebuah usaha untuk mendapatkan kunjungan balik dan juga komentar pada postingan yang telah mereka tulis.
Dengan mengunjungi lebih banyak lagi jumlah blog dalam blogwalking, mereka berharap blogger yang telah dikunjungi dapat meluangkan waktu mereka untuk melakukan kunjungan balik.
5.  Menambah Jaringan.
Daftar blogroll yang kita miliki, sedapat mungkin jangan sampai menghalangi jumlah blog yang kita kunjungi dalam blogwalking. Blogwalking dapat memperluas jaringan yang kita miliki. Caranya dengan mengklik link yang terdapat pada blogroll blog lain, sehingga jaringan kita dapat bertambah luas.
6.  Menjalankan Bisnis.
Ini mungkin ada hubungannya dengan point nomer 5. Dalam menjalankan bisnis, terutama yang dibutuhkan adalah jaringan. Tentu tidak bisa langsung melakukan hard selling begitu saja: menawarkan produk setiap saat. Akan lebih baik jika kita telah memiliki kepercayaan dari jaringan yang telah dimiliki, baru melakukan bisnis dengan jaringan tersebut.
Dari pengalaman saya blogwalking ke beberapa blog, saya merasakan setidaknya ada dua manfaat besar yang saya peroleh.

C.     MANFAAT BLOG PARENTING
Manfaat blogwalking yang saya rasakan :
1.   Menemukan Blog Bagus.
Banyak blog bagus yang saya temukan dari blogwalking. Biasanya saya akan segera memasukkan alamat blog bagus tersebut ke dalam feed reader saya. Supaya ketika mereka melakukan update, saya bisa segera mengetahuinya. Aktifitas blogwalking membuat saya dapat mengambil manfaat dan ilmu yang ditulis oleh blogger lain. Jika ada yang bagus, saya dapat mengadopsi atau meniru ilmunya.

2.   Personal Branding.
Usahakan untuk meninggalkan komentar yang berkualitas. Hal ini akan memberikan personal branding yang baik pada diri kita. Jika kita hanya meninggalkan komentar yang sembarangan dan seadanya, tentu blogger lain juga berpikir bahwa kita adalah orang yang sembarangan dan biasa-biasa saja.

D.     CARA KERJA BLOG PARENTING


E.     KELEBIHAN DAN KEKURANGAN BLOG PARENTING
      Blog merupakan wabah baru didunia internet saat ini, jadi sebelum ada       melakukan blogging tidak ada salahnya kalau anda melihat beberapa      pertimbangan kelebihan dan kekurangan blog.

a.  Kelebihan Blog
Selain karena sifatnya yang ada dalam jaringan internet, beberapa kelebihan dari blog lainya adalah sifatnya berdiri sendiri sebagai media, selain itu blog juga cenderung non-formal dalam penggunaan bahasa yang dipakainya.
Blog memungkinkan terjadinya iteraktifitas atara sember dengan penerima informasi. Informasi yang disampaikan akan langsung direspon, ditambahi, dikoreksi dan diperkaya oleh orang lain. Oleh karena itu, suatu topic mungkin bisa menjadi lebih menarik dengan adanya diskusi antara blooger dengan pengunjung weblognya.
Weblog adalah media yang digunakan secara personal, baik individual maupun institusional. Tidak ada persyaratan personal yang diberikan dari pihak manapun untuk bisa memiliki dan mengelola weblog sendiri. Formatnya yang mudah diaplikasikan dan pengelolaannya yang tidak rumit membuat media ini bisa diopersikan oleh siapapun. Tidak diperlukan kemampuan teknis atau kemampuan dasar jurnalisme untuk mempublikasikan informasi dalam weblog.
b.  Kekurangan Blog
Beberapa kekuranga blog diantaranya adalah rentan terkena virus, hacker atau spywere. Selain itu, blog juga kurang sentuhan manusiawi, mudah disalahgunakan fungsinya, dan tulisan yang ada di dalam blog kurang dapat dipertanggung jawabkan.
Untuk itu, ada beberapa upaya agar kekurangan ini dapat diminimalisir. Diantaranya yakni dengan menggunakan bahasa pemograman yang aman, manggunakan desein menarik, dan memiliki control penulisan artikel yang benar.








BAB III
PENUTUP

A.     KESIMPULAN
Pada zaman sekarang ini banyak para orang tua wali siswa sudah mengikuti perkembangan teknologi pada saat ini. Sehingga dengan pembuatan blog parenting dapat memudahkan para orangtua dalam mengikuti perkembangan peserta secara lebih jelas dan terperinci, bahwa para orangtua juga turut berpartisipasi dan berperan dalam perkembangan belajar siswa. Oleh karna itu orangtua harus memberikan bimbingan dan teladan baik di rumah maupun di sekolah.

B.     SARAN
Suatu topic mungkin bisa menjadi lebih menarik dengan adanya diskusi antara blooger dengan pengunjung weblognya. Maka dari hal tersebut di perlukan adanya bimbingan dan pengawasan terhadap peserta dalam perkembangannya.

























Tidak ada komentar:

Posting Komentar